Ga tau harus berekspresi bagaimana, gembirakah atau menangis kah? Saat ingin tersenyum" sendiri, otak lgsmengambil alih dan senyuman itu berubah mjd sinis.
Libur semester bulan juni 2011, ibuku mengajak ke namo pecawir lg..Lalu minta didoakan lg oleh pak kaban.. Saat Ia btanya mau didoakan apa, dengan terus terang aku berkta "Jodoh".. and he pray for me..
Before i ask him to pray for me, first i pray to Mother Maria in my heart. I said to Maria, " Mother, You know what is in my heart, i need a clue. Please used Mr. Kaban to help me"..
Akhirnya pak Kaban mendoakan aku, dan saat dia mendoakan aku pada Bunda maria, yg ada dim otakku itu wajah seorang pria yg selama ini ingin banget aku buang dari benakku..
Selesai berdoa Ia berkata, "ada laki" yang kamu suka. Tadi dia datang dalam pikiranmu. Doakanlah dia, jangan sombong dan jual mahal. Kalian pasti bisa jadi"..
Gubraks aja deh, aku itu berusaha mebuang laki" itu dr pikiranku selama ini, krn bagiku ga mungkin ia suka. Ia ga pernah menunjukkan bahwa Ia suka, lagian masa iya dia suka ama aku yg seperti ini.. Trs bapak itu bilang jgn sombong, bknnya sombong, tapi aku malu jk prasaanku diketahui oleh pria itu, jd aku sok cool gt deh.. Menurut bapak itu, pria itu menunjukkan kok rasa sukanya, namun aku yg terlalu cuek. Hmm.. binun deh, apa pria yg ku bayangkan itu sama dgn pria yg dimaksud oleh Bapak itu? Ntar kami ngomongin pria yg berbeda lagi.. Selain itu perbedaan gereja membuatku ragu. Tapi Bapak itu berkata, semuanya akan baik" saja.
Gubraks aja deh, aku itu berusaha mebuang laki" itu dr pikiranku selama ini, krn bagiku ga mungkin ia suka. Ia ga pernah menunjukkan bahwa Ia suka, lagian masa iya dia suka ama aku yg seperti ini.. Trs bapak itu bilang jgn sombong, bknnya sombong, tapi aku malu jk prasaanku diketahui oleh pria itu, jd aku sok cool gt deh.. Menurut bapak itu, pria itu menunjukkan kok rasa sukanya, namun aku yg terlalu cuek. Hmm.. binun deh, apa pria yg ku bayangkan itu sama dgn pria yg dimaksud oleh Bapak itu? Ntar kami ngomongin pria yg berbeda lagi.. Selain itu perbedaan gereja membuatku ragu. Tapi Bapak itu berkata, semuanya akan baik" saja.
hmm Apa bener rasa suka itu dia tuangkan ke semua perbuatan usil yg ia lakukan ke aku?? Puft.. tapi setidaknya dengan perkataan Bapak itu, aku termotivasi untuk mulai mendoakan dia krn selama ini aku emg ga pernah ngedoain krn ga PD..
Saat aku ngedoain dia dengan novena, terjadilah perang kecil. Aku mo ke gramedia dan minta petunjuk jalan ke dia via sms. Dia bls tu sms, krn jawaban dia abstrak, muncul deh ide usil di kepalaku dan membalasnya lagi dgn bahasa yg menurutku si biasa aja tp dia tersinggung. Maksud hatiku sok akrab dgn bahasa itu, dia malah salah mengerti dan ngebales smsku dgn kata" yg ga enak buatku. Pake loe gua gt..
Mgkn sebenarnya bahasa dia itu biasa, tp krn aku menyimpan rasa buatnya, bahasa dia terkesan kasar dan menyakitkan.. Lalu dia menceramahiku mengenai tatakrama dan menyinggungku mengenai statusku sbg guru Bepe.. Pengen nangis rasanya sampai pertanyaan" adikku yg saat itu bersamaku ga masuk akalku lagi. Mulai saat itu, perasaanku mulai menipis lagi hingga saat ini..
Masalahnya, aku binun harus menyesal dgn pertengkaran itu atau mo biasa aja. Ada perasaan khawatir, jk benar kata Pak Kaban itu, maka hilanglah sudah harapanku.. Apalagi scr tersirat aku menangkap bahwa ia merendahkanku soal tatakrama. Tapi disisi lain, aku uda pasrah dan ga peduli, aku juga ga menghendaki semua terjadi, aku ga tau bahwa kata"ku akan menimbulkan penafsiran dr nya yg berbeda dr yg aku harapkan..
Masalahnya, aku binun harus menyesal dgn pertengkaran itu atau mo biasa aja. Ada perasaan khawatir, jk benar kata Pak Kaban itu, maka hilanglah sudah harapanku.. Apalagi scr tersirat aku menangkap bahwa ia merendahkanku soal tatakrama. Tapi disisi lain, aku uda pasrah dan ga peduli, aku juga ga menghendaki semua terjadi, aku ga tau bahwa kata"ku akan menimbulkan penafsiran dr nya yg berbeda dr yg aku harapkan..
Yaaahhh.. jika memang dia baik untukku dan aku baik untuknya, walaupun ada kesalahpahaman besar yg terjadi, love wiull find the way lah.. Jika Tuhan emang menghendaki kami bersama, pasti selalu akan ada jalan untuk itu semua. Aku cuma bisa pasrah dan berkata, Tuhan lagi bercanda ya dalam kehidupan cintaku.. Tapi aku udah terlalu tua untuk di candai kaya gini ya Bapaku.. Tolonglah serius sedikit dan temukan aku dengan pasangan hidupku. Amin!
Sekarang aku hanya bisa menunggu jawaban dan mencocokkan cerita ini dengan apa yg aku dapat dlm kehidupan cintaku suatu hari nanti..